Armada kini jauh lebih berkembang dibanding sebelumnya.
"Mabuk Cinta juga ada okulelenya. Mau dibikin canoe jazzy melayu. Hypenya lagu juga bagus. Makanya di sini versi ada akustikan, beda sama sebelumnya. Yang jelas musikalitas kami berkembang," tutur Rizal mengenai record baru Armada pada acara establishing record di KFC Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (18/4).
[Info bila Anda: "Semua berita KapanLagi.com bisa dibuka di ponsel. Sebaiknya layanan GPRS atau 3G Anda sudah aktif, lalu buka cellular technique Anda, masukkan alamat: m.kapanlagi.com"]
Rizal juga menjelaskan bahwa apa ada di record belum otomatis sama dengan aksi panggung mereka. ia lantas mencontohkan, Armada belum selalu memainkan musik pop melayu seperti tercermin di album-albumnya.
"Cara bermusik di record itu gak bisa didengar dengan saat mainnya. Mainnya pop Melayu, pasti Armada primary Melayu juga. Seperti pernah kejadian, saat semalem mencari CD Coldplay, pelayannya bilang 'Armada dengerin Coldplay yah?'. Itu sesuatu patut diluruskan," jelasnya.
"Apa dituangin musisi dalam record atau musiknya, bukanlah category sama dengan musik didengerin. Faktor utama cari uang itu tak bisa dipungkiri, rumus kita ikutin selera pasar dengan gaya kita
klik gambar di atas untuk melanjutkan membaca
